Tampilkan postingan dengan label aku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aku. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Oktober 2012

Saiki sing tak rasakke


Aku wis kuliah 4 tahun luwih 2 sasi neng rung lulus, normal sih sakjane nek didelok track record e neng mesin UGM. Tapi yo tetep wae kanca-kancaku wis lumayan okeh le lulus, dietung-etung wis meh seprapate, meh 30 lah. Nek ditimeline ke, aku ki ngene, target ojo ngasi mlebu semester 10, cukup semester 9 tok. Dadi yo skripsiku kudu rampung maksimal akhir januari, njuk ndang ndaftar pendadaran nggo februari. Nek kui iso brarti aku wis aman, maret wis ketung lulus dadi ra perlu registrasi arepo rung wisuda. Nah kui mau ideale yo ra, tapi ngene cah, kondisiku saiki isih rung KP, ncen nyesek kok nek nyritakke kisah KP ku kok nganti yah mene rung sido2.

Ngene tak critakke sitik wae, dadi pengenku biyen ki KP pas februari 2012 pas prei semesteran dadi ra mbolos, aku eman-eman pas dijaki koncoku bulan novemberan biyen.  Nah bulan januari nan poyo nek ra salah ki ono info, aku kudu melu acara seko Indofood camp neng magelang, dan kui tanggale itungane isih tanggal KP sik dijaki koncoku (bolang dan heri) dadine aku tep milih sik neng magelang soale piye2 pikirku wektu kui, KP isih iso sesuk2 dan sik neng magelang kui acara sik ono sangkut paute karo beasiswa. Yowis piye meneh. Rasido februari. Njuk iki meneh bulan maret nganti juni ki iso padet ngepol. Maret nyiapke nggo lomba robot bulan april trus jane meh mei tapi wis telat ngurus, nek meh mei yo kudune nguruse bulan2 sedurunge. Trus juni ono acara jugak sik ra kalah penting. Pokokmen bulan2 kui aku kudu milih ora KP sik. Nah, trus ngerti dewe juli ki UAS, njuk agustus poso, peluang paling ketok yo September. Pas tak hubungi meneh mase sik nawari KP neng Jakarta kui jebul aku kudu KP rong sasi. Manteb cah. Batinku yo wah ra mungkin aku 2 sasi ninggalke TA, neng Jakarta meneh. Yo wis rasido meneh. September aku mulai golek2, prioritasku sesasi trus neng jogja, dadi iso wira-wiri ngelab nggo TA barang. Ketemu siji neng pabrik susu, tapi jebul yo ditolak goro2ne kono njaluke yo rong sasi. Yo nasib. Tekan saiki isih during cetho aku KP neng ndi, tapi mugo2 iso sik iki neng bengkel sepur bekase KP koncoku biyen yoan. Mugo2 wae cocok, amin.

Trus iki, wis lumayan suwe aku loro. Wis ketung sesasian ket bar poso. Ono hubungane karo pencernaan le ceto. Ncen sih aku duwe riwayat tipes, tapi yo mbuh rung dong. Le jelas marai kerjo ku raiso maksimal, gampang mumet trus awake panas. Sempet nganti muntah parah bengi2. Tak akoni aku ki raiso ngrawat awakku dewe. Pas loro le sambat sak pol e, pas sehat sakpenake.

Aku pengen sehat ben ndang iso nggarap kabeh sik kudu tak garap. Aku pengen koyo awakku sik disik. Eling pas jamane isih mbengkel mben dino nganti lali mangan, lali turu, arang adus tapi tetep sehat. Duh Gusti paringono sehat :(

Jumat, 16 Desember 2011

Tingkat akhir adalah..nostalgia dan meratapi dosa


Terhitung sudah hampir 4 tahun semenjak kelulusan sma, Juli 2008 wisuda sma diberlangsungkan dengan penuh perasaan yang konon katanya “campur aduk”. masih inget waktu itu tinggal aku sama imul (sohib) berdiam di kubah masjid sampe petang di hari itu. ada yang hilang kalo kata ipank. Bahagia namun sejenak kesepian mulai muncul..temen2 sohibku 3 tahun disini bakal terpencar kesana-sini dan berbeda haluan..

Sains, kesehatan, agro, sosial, keteknikan..dan kebetulan saya ada di poin kelima. Teknik Mesin - Mechanical Engineering yang sebenarnya tidak ter-planning dengan baik waktu prosesi pemilihannya dulu semasa UM UGM, tapi ternyata match juga, gambling pertama berhasil. Dimulai dengan semester awal yang masih ke-Sma2-an, suka banget maen ke sma ngisruhi adek2 di sana. Ngisruhin apa kek, organisasi ato kadang2 baris juga, trus curhat2an sama adek2 kelas, hedeh.. pokoknya semasa itu saya masih belum bisa lepas dari kehidupan saya beberapa waktu yang lalu. SMA 1 masih sekolahku -,- .

Terhitung sekitar hampir 4 semester kehidupan di teladan masing sering saya sabani, tapi memang di semester keempat udah kerasa kejenuhan ngrusuhi anak2 sma, sudah ada rasa2 bahwa kehidupan anak kuliah sebenarnya yang harus lebih saya explore. Kecenderungan saya di area robot2an ternyata cukup membuka jalan. Sebenarnya juga sejak semester 3 saya sudah berkecimpung disini, alhamdulillah cukup membuahkan hasil dan cikal bakal inilah yang membawa saya betah untuk nimbrung di area robotika hingga sekarang. Bahkan di tingkat akhir ini, final project yang sudah di depan mata ternyata juga, ujung2nya gak jauh2 juga dari area ini.

Sebelum ke arah final project, boleh sama2 kita ketahui bahwa galau akademik menjadi rahasia umum anak2 bengkel seperti saya. Tuntutan saat masih berbengkel ria dengan target yang tinggi sehingga harus dibarengi dengan struggle dan sacrifice yang memenuhi syarat pula. Tak elak bahwa IPK yang cenderung menampakkan polynomial di area setelah titik balik. Kurva sinus phi/2 hingga phi mulai melanda. Turun. Hal itu terjadi hingga semester 6, dilema sekali bagi kami, bagi saya.

Ada prestasi kan dibalik hal itu? Ya, saya bilang. Namun hari ini adalah hari ini, dan yang saya rasakan lebih pada hari ini adalah bukan dampak yang besar dari prestasinya, namun galau akademiknya yang lebih makjleb. Mau lulus kapan ini? Perbaikannya butuh banyak waktu juga. Butuh banyak sacrifice lagi ini berarti. Sontak mata tak harus selalu melihat dibarengi dengan otak yang terus mengolah. Lihat saja dan rasakan keindahannya. Jangan kau pikir gimana cara mengindahkannya? Apa saja unsur2 keindahan yang ada di dalamnya? Bagaimana saya harus menikmati keindahannya? Hanya rasakan. Kamu punya target dan penuhi target itu.
Itu dulu.

Sabtu, 13 November 2010

ae wos born


Suasana sore hari yang tidak seperti biasanya, konon katanya kalau nggak hari Rabu ya, kamis..ba’da ashar,Isi perutnya kian lama kian tak bersabar, menyakitkan dan membuat panik. Kendati ibu sudah bersabar menahan rasa sakit ,namun si bandel ini ingin segera menghirup udara bebas. Sudah bosan ia di dalam plasenta. “Ijinkan aku keluar ibu!!”, sontak dalam hati.

Seperti yang sudah-sudah..Bumi disambut dengan tidak ramahnya, sebuah tangisan, “Oek..oek..oekk..” , Alhamdulillah laki-laki “lagi”. Dan kini sang ibu harus menerima dengan besar hati anak keduanya itu “lagi”. Hmmm… sungguh nasib,50% persentase kelahiran sang ibu ini membuatku dapat terlahir ke dunia. Semenjak ibu berhenti bekerja dari usaha catering waktu itu, kakakku dan aku berhasil terlahir dengan selamat..tidak seperti kedua kakakku yang lain. Mantan calon kakakku.

Menurut keyakinan ibu, yang akan terlahir bukanlah si calon jejaka ini, akan tetapi seorang gadis yang kan setia membantu pekerjaan rumah. Yang manis dan anggun parasnya,,bukan main-main, sudah dipersiapkan nama-nama wanita yang bagus untuk si bayi. Aku lupa nama-namanya, tapi yang penting,,Aha..maaf ,Bu, yang dituliskan oleh-Nya bukanlah demikian. Here I am..a boy. Inilah nama dadakan buatan kedua orang tua ku. Ridwan..Widoyoko..
Esensi surga di dalam nama ibu diwariskan untukku,, nama yang berat, meski sedikit pasaran tapi, dengan tersenyum hatiku harus dan selalu berkata..”aku,harus menjaga ibuku”. Nah,next nama belakangku yang super duper njawani ini bukan main-main beratnya. Kalo orang Batak punya Sitompul, Batubara, Panggabean, orang China punya marganya masing-masing, chou, chang, cing, coey, lau, apalah itu..tapi, kami, keluargaku, kita punya sendiri, adalah “Widoyoko’s Family” namanya, hahahaha..terdengar krik dan cukup menggelikan. But it’s fine..I proud of it. Meski sebenarnya cerita si Ridwan maupun si Widoyoko tak semulus yang dikira.

Sejak kapan aku dipanggil “Iwan” aku pun tidak tau tepatnya. Pokoknya semenjak aku bisa mengingat sebuah kejadian dengan gamblang, nama panggilanku sudah itu. “Iwan”. Entah kenapa. Jadi panggilan khas non-formal lebih tepatnya. Di TK sampai kuliah sekarang dimanapun aku berada, selama mereka adalah teman dari lingkungan formalku, they must call me “Ridwan” ,haha.. .meski branding d**ok mulai sedikit lebih tenar, hmm.menyebalkan sih. OK, saatnya menceritakan si Widoyoko, kita mulai dengan sebuah pertanyaan cupu untuk Anda ; susah nggak to baca “w I d o y o k o ?” ,silakan dieja berulang-ulang, sambil merem kalo perlu..Gimana?? gampang to yo cah? Tapi anehnya sampai sekarang masih sering terjadi kesalahan pemanggilan terhadap nama belakangku ini. Widiyoko, widyoko, wijanarko, aish..parah pokoke..

Anyway..(halah) Nama adalah do’a, tidak asal setiap orang tua membuatkan nama untuk buah hatinya. Aku, kamu, kita anak para orang tua, sudahkah mengerti siapa namamu? Who are U ,bro/sis?? Untuk Nur, bersinarlah selalu..Give me sunshine lah. Hafiz, ayo tambah terus hafalanmu..sudah sampai juz berapa, Akhi? Arif, bijaksanalah dalam bertindak..dalam kasus apapun, terutama hidup. (wise mode on) Hidayat, tersenyumlah kawan..you’re lucky number one..jadilah seorang yang pantas tuk selalu mendapat hidayah dari-Nya. Muhammad, (worship) ingat seperti apa akhlaq Rasulmu..Agung, sudahkah kamu sebesar namamu? Dan untuk Khoirunnisa maupun Hasanatunnisa rasakan dan resapi dengan bibir simpul tersenyum, hati terbuka lebar tuk berbenah..sungguh berat namamu, sungguh mulia namamu.
Untukmu aku sampaikan, “Aku tak sabar menunggu perubahan.”

Rabu, 07 Juli 2010

20


emang sih, kata orang 17tahun adalah sweet moment. 17 tahun yang selama ini dianggap dunia sebagai batu loncatan dalam hidup...sweet seventeen.
Nggak dewasa sebelum 17, gak boleh liat film yang agak “gitu” soalnya ada lambang 17+ disana (ups! ,sensor nih),.,emang ada apa dengan 17?? Kasihan dia..17 tu masih kecil lo, kira-kira masih kelas XI alias 2 SMA.. nek aku dulu aja contohnya, pas umur segitu masih keliatan cupu banget (sekarang semoga udah gak cupu :-D)
,masih malu-malu..masih suka ejek-ejekan..banyak hal bodoh yang masih sering aku lakukan waktu itu. Pokoknya gak banget lah.. (nottalking)

(thinking) judul posting ini kan 20 bukan 17? kok dari tadi ngobrol tentang 17?? (lha pie je ,Wan..malah tekon dewe)
berarti..
begini seharusnya, : intinya,,
beda dengan kamus usiaku.
Karena bagiku..usia keramat adalah usia menjajaki kepala 2..usia dimana masa depan telah menanti diujung bibir,,(wuih lebay..)
Waktu itu adalah 20.. Ya, 20 memang pas,,

(doh) -->intine mung sithik ternyata, maafkan penulis ya (piss) :-P

Selasa, 07 Juli 2009

8 juli kali ini berbeda


Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini terasa lebih ramai dan bersejarah. Pilpres tahap I diselenggarakan pada tanggal ini, 8 JULI 2009. Nasib Indonesia ke depan juga dipengaruhi oleh general election ini..apakah mereka-mereka yang pro terhadap rakyat? ataukah komplotan para pajuang yang ingin tetap melanjutkan semua ini? Atau bahkan sepasang energi baru yang ingin menantang Indonesia untuk berjalan lebih cepat untuk memperoleh hasil yang lebih baik?

Semua tergantung pada masyarakat Indonesia seluruhnya, seberapa peduli masyarakat Indonesia dengan negrinya ini dapat diukur dengan melihat hasil election. Pokoknya, siapapun pemimpin kita nanti di kursi kepresidenan saya harap jangan sampai mengajak kita-kita umat Islam untuk musyrik, atau murtad. Kalau nggak bisa secara pure melangkahkan tali-tali Islam di pemerintahan..ya paling tidak presiden dan wakilnya harus tetap mau membuka mata dan telinga untuk mendengarkan suara para pejuang Islam di negri ini. Just that..simple kan pres?wapres?

teringat ucapan host acara Doa untuk negeri di tv one..Oki setiana dewi alias Anna Althafunnisa, kurang lebih seperti ini "siapapun nanti yang terpilih sebagai pemimpin kita, semoga ia adalah yang terbaik menurut ALLAH SWT"

..huff..

Sebenarnya inti dari posting ini bukan celotehan di atas..tapi ini..
teman2 sekalian unfortunately, melihat tanggal penyelenggaraan pilpres tahun ini..saya jadi ingat umur..yapz, umur saya juga menjadi genap 19 pada hari yang bersejarah bagi Indonesia ini. Bangga?
Saya cuma bisa tersenyum melihat hal ini..Hari lahir saya diperingati seluruh rakyat Indonesia!!!
Jutaan rakyat Indonesia menyebut-nyebut tanggal ini..media-media ribut akan tanggal ini..
Bahkan tetangga-tetangga saya pada sibuk dandan di pagi-pagi hari ini..hebat bukan???