Jumat, 29 Januari 2010

This page is for ZID


Ahmad Fajrul Falah
Adwitya Mahapandita
Dani Dewantoro
M. Farisal Mufid
Ridwan Widoyoko

Asweni Tri Khiyani
Dyla Nur Amaani
Paramita Ardana Neswari
Rahmah Fitriani
Rintan Nuzul Ainy
Shali Hasanatunnisa

Aruf a.k.a Auph..
Cah ELINS UGM..anaknya pinter dan sederhana, dan ternyata ibunya seorang jilbabers dan saya salut akan itu (applause). Kalem, gak neko2, biasa saja dan Komunikatif.

Andit a.k.a Andut
Newbie..tajir ni bok (alay mode on) , tumpakane mobil bung. Kul di FEB UGM..kelas internasional pa ya? Mm..sak ngertiku Nyebai..hehe, tapi it’s ok lah (sabar ndut :-P )

Dani a.k.a Ndundul
Ki bocah rodo ra urus, ngakune cah ELINS podo aruf..yang saya salutkan, jan2e bocahe ki multitalented, cah hoki dab..mbuh saiki wis tingkat apa..bojahe dhuwur dan yang paling saya ingat..seneng mbojo neng SMA, haha..

Risal a.k.a Ical
Kuliah neng ITT (telkom) jadi jauh sama jogja = jauh sama kita2..yang aku tau, orangnya baik..seperti auph, anaknya lebih teratur daripada ndundul. Masih kurus gak sih lo? Ato sekarang udah jadi gemuk gara2 ada yang ngurusin? 

Ridwan a.k.a Ridwan (jeneng apik ojo diganti2)
Mesin UGM membuat ni anak jadi rada g keurus..jadi tambah cuek, entah penampilan, sifat,dll..jan2e ki alim (wuzzzzz)..tapi yo mbuh yo, ra cetho masalahe bocahe ki..ya paling nggak anaknya gak neko2, ya tho?

Weni a.k.a Wen
Ki wong wadon tapi beringas, mbuh ra ceto tenan..rodo gedek2 aku kalo liat tingkahnya, polahe ki jan..mbok yo..ih, kadang jengkel dewe aku. Akuntansi UII yang banyak omong bahkan terkadang “saru”.

Dyla a.k.a Dil
Pas SMA sing aku pikirkan..ini adalah seorang anak WaWal to, wuzzz…temenku lo dia, seakan bertambah bangga diriku..haha, Btw anak psiko UGM ini adalah yang paling lurus..(apane jal). Multiekspresi dan 1 kata = ANEH.

Mita a.k.a Mit
Anak paling datar diantara yang laen,,slow2 wae, gandeng berhubung orangnya kul di MIPA ITB, jauh deh..jarang keteemu deh..padahal pemilik nama yang sama dengan nama pacarnya masku (loh?) ini lumayan ceto polahe..ra koyo weni (piss :-P)

Mamah a.k.a Mamonk
Gendut. Cah Wonosari yang mengabdi di Akuntansi UNS ini konon menyukai dorama selayaknya teman anehnya a.k.a dila. Jadi suka nyanyi2 korea geje gitu dan bikin kita sering roaming..nyempluk.

Rintan a.k.a Ntan
Cah cilik..paling kerep disio-sio, kesukaannya bedek2an tapi jayus dan tidak berbobot. Pokmen cah cilik sik lumayan ramutu banget (piss ntan). Tapi meski sekampus sama Weni, tp orangnya rajin lo..baik hati dan tidak sombong, lucu lagi.

Shali a.k.a Sal
Akuntansi BSM, yang jarene wis diganti jd UB(univ bakrie?), adoh tenan..Jaksel ya? Mm..yang paling diingat dari dia adalah, eng..ing..eng..MAKAN!!! yak betul..ngentek-entekke. Ditambah pembalab motor 10cc alias mbecak ya mbak??

Entah kenapa kita terbentuk..menjadi sohib akrab, paling nggak tiap ada anak yang ultah pasti dibikinin surprise alias kejutan atau ditodong buat njajakke (iya g sih? Hehe..)

Asyik-asyik aja,
Bermain bersama,
Saling mengisi,
Saling menghibur,
Canda dan tawa,
..Karena kita saling mengerti
Antara Aku, dia, dan kita.

Kamis, 17 September 2009

Semacam sabda-sabda cinta #1


Pagi itu aku bangun dari tidurku yang lelap, kecapekan malemnya nglembur sampai tengah malam..ya, maklum seminggu lagi novelku ini harus segera terbit.

"ariii..f makan dulu!"
"ya bu..(huh, aku udah gede bu..)

emang, entah kenapa..akhir2 ini aku jenuh di rumah..ingin rasanya bebas. aku ingin bebas.
19september2006, aku putuskan untuk mengelana ke pulau seberang, sumatra..bersama 2 temanku bakhtiar dan iwan. Tujuan kami sama.. *bebas*.

Padang, September2007
Kami tertatih-tatih di sini..sampai suatu hari bakhtiar berkenalan dengan seorang tuan tanah, di dataran tinggi di pedalaman. Alhasil kami bertiga direkrut untuk menjadi pekerja di sana. Sejak itu hidup kami mulai sedikit membaik.
Sedikit terarah lebih tepatnya.

Januari2008
Tak disangka..pepatah jawa pun juga berlaku di sumatra..*tresno jalaran seko kulino*. Naiza,pelajar sma anak pemilik perkebunan ini..membuat arif jatuh hati, hatinya yang sudah lama beku oleh tulisan-tulisannya, kini hidup. Setiap bertemu, bercakap dan sedikit menatap mukanya yang selalu menunduk yang kata pak ustadz namanya "ghodul bashar"..hari-hariku jadi lebih berwarna.
Suatu ketika kami berdua disuruh ke danau untuk mengecek saluran irigasi,sebenarnya 3orang tapi iwan harus buru-buru ke kontrakan, nada-nada bising tak bersahabat di perutnya tidak mau kompromi lagi.
...
Di tepi danau..Arif yang sudah tak mampu menahan emosi hatinya,
"Nay, aku suka kamu..aku cinta kamu, aku sayang kamu.."
...(ziiing)

Naiza terdiam, ia kaget beribu-ribu kaget. Ia tak menyangka ucapan itu, sabda cinta itu terlontar dari sesosok pria yang selama ini ia kagumi(pula).
Namun naiza berbeda..setiap seminggu sekali ia mengaji ke seorang ustadzah, dan disana diajarkan..bahwa hal semacam itu tidak diperbolehkan, karna Allah melarangnya. Itu yang naiza tahu.

...
Semalam arif stres berat..kata2 naiza tadi siang di danau selalu mengitari benaknya, "cintai Allah dulu.."
Mengapa??

Minggu, 19 Juli 2009

Quad RIDWAN


Pernah menemukan 4 nama yang sama (tepatnya nama panggilan) dalam suatu komunitas tertentu?? Seperti yang saya alami kali ini...4 nama RIDWAN dalam 1 angkatan, teknik mesin 2008. RIDWAN widoyoko (saya), RIDWAN kharis (temen pemandu, duduk di samping saya pas tes TOEFL pertama masuk UGM), M. RIDWAN aditya (temen satu AAI), RIDWANul hamidy (paling tidak saya kenal, maklum beda kelas& komunitas)... Mereka ber4 meski mempunyai nama panjang yang berbeda namun sampai sekarang belum ada yang mau mengalah untuk mangganti nama panggilannya. Sampai akhirnya disuatu waktu ada beberapa konspirasi muncul dari teman2 tertentu. Saya, tepatnya nama saya yang mengandung unsur wi”doyok”o pada akhirnya temen2 mulai tergiur untuk memanggil sebutan lain...”doyok”, “doy”, “yok”, “dodoy”, dsb. Sebenarnya berat bagi saya untuk menerima semua ini, untuk menoleh di setiap panggilan itu, tapi apa daya hati tak sampai untuk mengacuhkan. Ya…pada akhirnya tinggal tersisa beberapa teman yang masih mempertahankan kesetiaannya untuk tetap memanggilku”RIDWAN”.

RIDWAN kharis, yang orangnya cenderung netraltanpa kekisruhan di setiap tingkah lakunya, namanya cukup aman, hanya saja sempat terjadi beberapa konspirasi kecil akan namanya. Pernah ada celetukan untuk memanggilnya RIDWAN cilik (secara badannya yang relatif paling kecil diantara RIDWAN-RIDWAN yang lain), selain itu teman2 juga sempat memanggilnya kharis, namun itu semua tak selancar kisah si doyok di dalam kisahku. Panggilan RIDWAN masih setia menemaninya, masih mau menyelimuti di setiap panggilannya.

M. RIDWAN aditya, teman AAI ku yang akhir2 ini mulai menghilang dari peredaran anak2 mesin gerombolan “thethek parkiran”. Berhubung fisiknya yang cenderung ke”chinese-chinese”an (kulit putih, mata sedikit sipit) yang pada akhirnya telah kami putuskan bahwa ia akan sering kami panggil RIDWAN “cino” atau kadang2 hanya “cino” saja agar lebih ringkas. Ya…lagi-lagi konspirasi ini pun masih belum mampu mengalahkan kedahsyatan legenda si “doyok”, masih belum bisa..

RIDWANul hamidy, nah..ini orang saya paling gak tau kabar batang hidungnya, entah sekarang udah jadi mancung atau malah tambah pesek, eh nggak ding..maksud saya, temen saya yang satu ini saya tidak terlalu akrab, so…sampai sekarang belum jelas nasib nama panggilannya, udah jadi apakah. Tapi menurut hipotesa saya, namanya sepertinya masih aman..secara dia jarang ketemu 3 RIDWAN yang lain, jadi jarang ada kejadian, 2 RIDWAN dipanggil nengok semua..
Huff..itulah mereka..

Tapi yang pasti, point penting yang dapat saya ambil dan mungkin temen2 pembaca dapat peroleh adalah..
2 sifat, sabar dan “nrimo”/ menerima sesuatu yang sifatnya menyenangkan orang lain meski terkadang sedikit/ banyak menyakitkan hati kita. Kalau dalam bahasa arab, seperti yang ada di kajian mas Salim yang pernah saya ikuti beberapa waktu lalu di Mardliyyah..

ITSAR.

Meskipun, itsar yang saya alami di atas masih berlevel itsar nama panggilan, tapi insyaALLAH..

Selasa, 07 Juli 2009

8 juli kali ini berbeda


Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini terasa lebih ramai dan bersejarah. Pilpres tahap I diselenggarakan pada tanggal ini, 8 JULI 2009. Nasib Indonesia ke depan juga dipengaruhi oleh general election ini..apakah mereka-mereka yang pro terhadap rakyat? ataukah komplotan para pajuang yang ingin tetap melanjutkan semua ini? Atau bahkan sepasang energi baru yang ingin menantang Indonesia untuk berjalan lebih cepat untuk memperoleh hasil yang lebih baik?

Semua tergantung pada masyarakat Indonesia seluruhnya, seberapa peduli masyarakat Indonesia dengan negrinya ini dapat diukur dengan melihat hasil election. Pokoknya, siapapun pemimpin kita nanti di kursi kepresidenan saya harap jangan sampai mengajak kita-kita umat Islam untuk musyrik, atau murtad. Kalau nggak bisa secara pure melangkahkan tali-tali Islam di pemerintahan..ya paling tidak presiden dan wakilnya harus tetap mau membuka mata dan telinga untuk mendengarkan suara para pejuang Islam di negri ini. Just that..simple kan pres?wapres?

teringat ucapan host acara Doa untuk negeri di tv one..Oki setiana dewi alias Anna Althafunnisa, kurang lebih seperti ini "siapapun nanti yang terpilih sebagai pemimpin kita, semoga ia adalah yang terbaik menurut ALLAH SWT"

..huff..

Sebenarnya inti dari posting ini bukan celotehan di atas..tapi ini..
teman2 sekalian unfortunately, melihat tanggal penyelenggaraan pilpres tahun ini..saya jadi ingat umur..yapz, umur saya juga menjadi genap 19 pada hari yang bersejarah bagi Indonesia ini. Bangga?
Saya cuma bisa tersenyum melihat hal ini..Hari lahir saya diperingati seluruh rakyat Indonesia!!!
Jutaan rakyat Indonesia menyebut-nyebut tanggal ini..media-media ribut akan tanggal ini..
Bahkan tetangga-tetangga saya pada sibuk dandan di pagi-pagi hari ini..hebat bukan???