Rabu, 07 Juli 2010

20


emang sih, kata orang 17tahun adalah sweet moment. 17 tahun yang selama ini dianggap dunia sebagai batu loncatan dalam hidup...sweet seventeen.
Nggak dewasa sebelum 17, gak boleh liat film yang agak “gitu” soalnya ada lambang 17+ disana (ups! ,sensor nih),.,emang ada apa dengan 17?? Kasihan dia..17 tu masih kecil lo, kira-kira masih kelas XI alias 2 SMA.. nek aku dulu aja contohnya, pas umur segitu masih keliatan cupu banget (sekarang semoga udah gak cupu :-D)
,masih malu-malu..masih suka ejek-ejekan..banyak hal bodoh yang masih sering aku lakukan waktu itu. Pokoknya gak banget lah.. (nottalking)

(thinking) judul posting ini kan 20 bukan 17? kok dari tadi ngobrol tentang 17?? (lha pie je ,Wan..malah tekon dewe)
berarti..
begini seharusnya, : intinya,,
beda dengan kamus usiaku.
Karena bagiku..usia keramat adalah usia menjajaki kepala 2..usia dimana masa depan telah menanti diujung bibir,,(wuih lebay..)
Waktu itu adalah 20.. Ya, 20 memang pas,,

(doh) -->intine mung sithik ternyata, maafkan penulis ya (piss) :-P

Selasa, 29 Juni 2010

Sadar!!!


Kali ini dia sudah berani memandangku dengan senyuman. Memamerkan pipi chubby nya yang sedang kemerahan. Jilbab birunya berkibar lembut..sedikit mengganggu tatap kagumku kepada bidadari ini.."aku mimpi??"

hmpff..
,Percaya atau tidak..tangannya mulai bergerak-gerak manja minta dipegang..Bibir mungilnya berucap lembut terdengar suara merayu.
Kakinya yang nakal juga tak mau ketinggalan menendang-nendang kecil mata kakiku. Seakan untuk menutupi rasa canggungnya, ia pilin-pilin jemari mungilnya dengan muka memerah..ditambah bibir yang mengucir, "bidadariku sedang malu ternyata..ahahay"
..
yap..Terang saja, kemarin mahar telah ia terima. Komandan Qabul telah menjawab apa kata Kapten Ijab. Para saksi mata telah mengakui dengan serempak kejadian bersejarah bagi kami waktu itu..ditambah tadi malam berpuluh-puluh kotak berbungkus telah usai dibuka. Hari apa ini coba? pusiiii....ng (peggy melati sukma mode on)
..
,lanjuut.. :
ia mengajakku duduk bersandar..semilir angin bercampur embun subuh terbawa menembus sela-sela punggung kami yang tengah beradu..punggungnya dingin, punggungku sedikit basah karena keringat..maklum lah, grogi nih..
Seandainyaaa...ups! ini nyata!! ok..ok..Berikut tambahan deskripsi kala itu..
..
"Anak ayam di seberang jalan berteriak mencari induknya, ikan di kolam meloncat kegirangan entah kenapa, mungkin karena baru saja melihat kemesraan kami..Kicauan burung pagi menambah sendu suasana..bla..bla..bla.." (krik??)
..dan..DEG..DEG..DEG..bergetar,berdegup.. ya.. aku bisa merasakan detak jantungnya yang hebat sehingga seolah-olah beresonansi, entah itu nada apa..
mmmm..mengkin C , “C.I.N.T.A” (D'bagindas mode on bung... :-P)
..
,lanjuuut...:
Selalu saja ia yang mulai duluan, tangan jahil berbalut dekker biru muda meraih lenganku. Sontak aku berbalik, dan kami berpandangan..dengan masih menyisakan malu, kala teringat masa lalu. Dia siapa? Aku siapa? Bukannya kita teman?
..
Tapi..kok sekarang..tadi..dia dengan beraninya membangunanku lail dengan pelukan, sehabis subuh ia masih sempat mencium tanganku..
Ada apa ini? Kita sudah menikah? Atau..lebih tepatnya, aku sudah menikah??
“Ya” , sadar wan..ini sudah 2014. (doh)

Senin, 08 Februari 2010

01-02/02/2010, Solo




Geng GR hidup kembali, establish di saat2 akhir liburan semester ganjil kali ini.
Proudly present :
Dzulfikar Ali ahmad
Ridwan Widoyoko
Zein Nofiandi
Zudha Aulia Rahman
# feat. Muh. Dalton Fisabilillah

26 Januari 2010, 03.45 pm, Kantin Lapbas Teladan
“Gimana kalo ke blitar wae cah!? ,ntar kita cari makam Bung Karno..nyetel mp3 Indonesia Raya dan dengan bangga kita nyanyiin bareng2 sambil hormat grak. Pie?”
“Ho’oh..apik kui,,deal? Pokoknya 05.00 udah siap di Lempuyangan dengan perut terisi coz kita mau ngglandhang kesana. 50.000 cukup? Dan jangan lupa kita niatkan dalam perjalanan kita bantuin orang2. Sip.”

31 Januari 2010, 11.00 pm
“Kar, gmn kalo g usah ke Blitar? Semangatku baru turun nih..sori bgt ya, aku juga baru capek, dan g yakin pula bisa ngejar Pasundan pagi2 buta. T_T , ke Solo aja juga gpp kayaknya”
-semangat Ridwan baru offline, bad news bro.

01 Februari 2010
Jeans coklat butut, baju putih-hitam “gadjah mada” uji kesehatan mata edition, jaket 5000an distro AA (baca:awul2.red) hasil barter sama sweater ijoku sama fikar, dilengkapi kethu yang saya akui warnanya sama sekali g mecing (doh). Sarapan dulu di ManKid (Mandala Krida), lontong sayur Sumatra plus2 garam alias asin tenan, gojing susuk sewu. –Ridwan-

Gombor2 basket style nya sedikit hilang. Kali ini ia lebih memilih jeans meski nanti ia ganti sama katok item buat silat miliknya. Tas yang udah berumur entah berapa windu masih setia menempel di punggung. –fikar-

Jogja bangett, celana kain motif batik2 dan slayer merah penutup jidat udah ia pakai sejak awal. 2 macam tas ditenteng, kaya turis aja bung. Ya, seperti yang kami tau..tetep terlihat stylish. –zudha-

“IEGMU”. Kaos baru anak industry ternyata. Dan jeans street orang kidal yang ternyata juga made in AA terlihat cucok dengan apa adanya style punya bocah ini. Dan unfortunately, bawaannya lengkap bgt. Masih disetting Bliar ternyata. Bagus bro. –zein-

Tak ada Blitar, Solo pun jadi.
Prameks 8000an, bareng sama 4 mbak2 tujuan purwosari memulai kisah perjalanan kami di Negeri seberang, Kasunanan Surakarta. Tanpa direncana, mereka dengan mengejutkan surprising kami, “Mas, kayaknya air minumnya tumpah deh” ..”Ups, tepat! Alhasil tasku basah (annoyed)”. Makasih mbak..ledek fikar.

Purwosari-Balapan-Jebres. Turun dan jalan kaki memulai di siang yang terik. Next target : kosan fikar. Bermodalkan GPS punya Hp canggih zudha, kami ber4 walk away dari stasiun. Sampai kamar..ngeluk boyok bentar (baca:istirahat.red) sambil ngobrol ngalor-ngidul : Sabrina, Design villa garapan fikar, hingga saling kentut-mengentuti. Ouw..lolos sensor, sori kawan.

Let’s go to kraton kasunanan Surakarta, tapi Sholat dulu..secara di deket kraton pasti ada masjid. Dan namanya pasti Masjid Agung Surakarta. Lebar kayak di kauman, Jogja. Sebelum cabut, kita dengerin ceramah dulu. Tema kali ini adalah Qalbun Salim..hati yang baik, hati yang senantiasa selamat dari nista dan dosa..hati yang senantiasa dirindu oleh bidadari2 Allah di Surga, hati yang…STOP! Maaf imajinasi saya sering uncontrollable kalo udah menyangkut masalah ini. Gomenasai.

Keraton yang ternyata sudah tutup. Atau karena kita yang males beli tiket. Pada intinya gak jadi masuk keraton. Gpp lah..toh di Jogja jg ada. Gak usah lama2..Kampung Batik Laweyan adalah target berikutnya, dan ternyata 3,7km..Wow deket banget, “GPSmu g salah kan zud???” Walking lagi..perempatan demi perempatan, kios demi kios, akhirnya,,,,,ASTAGANAGA!! Ya ALLAH!! Sipo Dalton mau nyusul!!! Kurang gawean ki bocah..ok lah. Kami tunggu. Lanjut ke Laweyan, sambil menikmati tugu batik, rumah kuno, pohon tua(???), bahkan pengolahan limbah yang sangat hampir-hampir tidak mengecewakan kami. Kami putuskan, Ayo jemput Sipo. “Dimana Po??”, “ Solo Square”..(doh) 1, sekian kilo..Jalan lagi dah..

Kartu kuartet upin-ipin sedang sembahyang cukup menghibur kami. Karena ada padanya bahan2 gojeg gambus kita sepanjang perjalanan. Naik escalator..dan tengok kanan-kiri. Tiittttt…target locked. Sipo ditemukan selamat. Dan hal ini bersamaan dengan panggilan perut bahkan panggilan Allah (baca:adzan maghrib.red). Mari ngangkring dulu, dan sholat dulu. Masjid Al-Huda yang kelak menjadi alas tidur kami, kali ini sebagai tempat debat dialog tukar wawasan diantara kami. Dari bab mesin waktu punya zein, hafalan juz 29-30 dan poligami punya fikar hingga fiqih prioritasnya zudha.

Kita harus bergerak! , Jalan kaki ke Stadion Manahan, yang kata fikar penuh sama orang2, pokoknya rame..k dah, kita manut aja. Ups..ziiiing..sepi. entah mungkin kemaleman. Secara jam 11 gitu. Sedih yang bertambah-tambah dengan hiruk-pikuk zein yang dari tadi sibuk OL. KRS e pie iki!??? Tapi, bagi kami..perut lebih penting. Susu segar sedikit mengobati. Benar-benar segarrr..dan ngantuk. Huh..mana masjidnya??? Balik ke masjid yang tadi???

Lebih dari jam 00.00, mondar-mandir di gang2 cari masjid..hampir kayak maling. “nanti kalo kita digebugin gmn?” “Ke jalan besar aja” serem boy..Ok. Setapak demi setapak, eh..KRS udah bisa. Zein bersorak dan mulai bergerak-gerak. Googgle net menanti. 1 jam kami habiskan di sini. Ada yang fesbuk, plurk dan portal akademik yang pasti. Dan yang lebih pasti adalah : mahal, 5000 og pie.

Nyana tak dinyana, Masjid yang tadi telah ditemukan. Kami berempat tidur langsung. Loh yang satu? Zudha sholat malam bro..Subhanallah, masih sempat2nya (applause).

02 Februari 2010
Wangen, Polanharjo menanti, Pondok Pesantren Daarul Quran yang indah, sejuk, damai, dan penuh cinta seakan-akan memanggil2 kami dari kejauhan dari pelosok desa di Klaten sana. Tak sabar hati terasa.. Sarapan dulu, duduk2 dulu, dan sangat disayangkan ternyata kita juga harus njamu dulu, jamu pegel linu. Hoek..pahit banget kang!! Yah..udah telanjur si mbok jamu mengulungkan gelas yang sudah terisi. Kita beli dah. Strategi penjual bermacam2 ya..

Hari ini = Konyol berat dan sangat. Ke-fiktif-an Ponpes KCB ini terungkap sudah. Udah diantar andong kesana-kemari, Tanya penduduk pribumi sana-sini. “Disini gak ada Pondok mas” ..brokenheaart banget..gelo mengecewakan yang amat sangat harus kami rasakan. Untuk mengobati, Kita ditawari Ponpes di Tegal Gondo sama pak kusir, katanya di sana ada Kyai Sulaiman yang namanya mirip2 sama Kyai di KCB. Yuk dicoba..barang kali bener. Tuplok tuplok..sontakan kaki sang kuda mengusik kegundahan hati ini..(lebay version)

Sesampainya..Eee…ini sama sekali gak mirip sama yang di KCB!!! Capek..ngantuk..Kesel..Ok lah, tiduran dulu di teras masjid. Barangkali ponpesnya berubah jadi mirip.
Uaaahhh…dan ternyata..jiah, ough, auww..

Gbv)75rsul{?>:}{_P|:+cdgkyufbs#^%&guaskdf6#!#^&5!!!!!!!
Kita terbangun dari mimpi kita..jadi barusan itu Cuma mimpi!!??? Anda bingung? Sama..

Jumat, 29 Januari 2010

This page is for ZID


Ahmad Fajrul Falah
Adwitya Mahapandita
Dani Dewantoro
M. Farisal Mufid
Ridwan Widoyoko

Asweni Tri Khiyani
Dyla Nur Amaani
Paramita Ardana Neswari
Rahmah Fitriani
Rintan Nuzul Ainy
Shali Hasanatunnisa

Aruf a.k.a Auph..
Cah ELINS UGM..anaknya pinter dan sederhana, dan ternyata ibunya seorang jilbabers dan saya salut akan itu (applause). Kalem, gak neko2, biasa saja dan Komunikatif.

Andit a.k.a Andut
Newbie..tajir ni bok (alay mode on) , tumpakane mobil bung. Kul di FEB UGM..kelas internasional pa ya? Mm..sak ngertiku Nyebai..hehe, tapi it’s ok lah (sabar ndut :-P )

Dani a.k.a Ndundul
Ki bocah rodo ra urus, ngakune cah ELINS podo aruf..yang saya salutkan, jan2e bocahe ki multitalented, cah hoki dab..mbuh saiki wis tingkat apa..bojahe dhuwur dan yang paling saya ingat..seneng mbojo neng SMA, haha..

Risal a.k.a Ical
Kuliah neng ITT (telkom) jadi jauh sama jogja = jauh sama kita2..yang aku tau, orangnya baik..seperti auph, anaknya lebih teratur daripada ndundul. Masih kurus gak sih lo? Ato sekarang udah jadi gemuk gara2 ada yang ngurusin? 

Ridwan a.k.a Ridwan (jeneng apik ojo diganti2)
Mesin UGM membuat ni anak jadi rada g keurus..jadi tambah cuek, entah penampilan, sifat,dll..jan2e ki alim (wuzzzzz)..tapi yo mbuh yo, ra cetho masalahe bocahe ki..ya paling nggak anaknya gak neko2, ya tho?

Weni a.k.a Wen
Ki wong wadon tapi beringas, mbuh ra ceto tenan..rodo gedek2 aku kalo liat tingkahnya, polahe ki jan..mbok yo..ih, kadang jengkel dewe aku. Akuntansi UII yang banyak omong bahkan terkadang “saru”.

Dyla a.k.a Dil
Pas SMA sing aku pikirkan..ini adalah seorang anak WaWal to, wuzzz…temenku lo dia, seakan bertambah bangga diriku..haha, Btw anak psiko UGM ini adalah yang paling lurus..(apane jal). Multiekspresi dan 1 kata = ANEH.

Mita a.k.a Mit
Anak paling datar diantara yang laen,,slow2 wae, gandeng berhubung orangnya kul di MIPA ITB, jauh deh..jarang keteemu deh..padahal pemilik nama yang sama dengan nama pacarnya masku (loh?) ini lumayan ceto polahe..ra koyo weni (piss :-P)

Mamah a.k.a Mamonk
Gendut. Cah Wonosari yang mengabdi di Akuntansi UNS ini konon menyukai dorama selayaknya teman anehnya a.k.a dila. Jadi suka nyanyi2 korea geje gitu dan bikin kita sering roaming..nyempluk.

Rintan a.k.a Ntan
Cah cilik..paling kerep disio-sio, kesukaannya bedek2an tapi jayus dan tidak berbobot. Pokmen cah cilik sik lumayan ramutu banget (piss ntan). Tapi meski sekampus sama Weni, tp orangnya rajin lo..baik hati dan tidak sombong, lucu lagi.

Shali a.k.a Sal
Akuntansi BSM, yang jarene wis diganti jd UB(univ bakrie?), adoh tenan..Jaksel ya? Mm..yang paling diingat dari dia adalah, eng..ing..eng..MAKAN!!! yak betul..ngentek-entekke. Ditambah pembalab motor 10cc alias mbecak ya mbak??

Entah kenapa kita terbentuk..menjadi sohib akrab, paling nggak tiap ada anak yang ultah pasti dibikinin surprise alias kejutan atau ditodong buat njajakke (iya g sih? Hehe..)

Asyik-asyik aja,
Bermain bersama,
Saling mengisi,
Saling menghibur,
Canda dan tawa,
..Karena kita saling mengerti
Antara Aku, dia, dan kita.